Skip to main content

Pastikan Stok Gas LPG 3Kg Lancar, Gubernur Surati Pertamina

Bengkulu, Siberspace.id - Pastikan kelancaran pasokan Gas LPG 3Kg, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah akan mengirim surat kepada Pertamina pusat agar tetap menyalurkan LPG 3Kg walaupun pada hari libur nasional.

 

Keputusan ini diambil setelah Gubernur Rohidin melakukan audiensi bersama PT. Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Bengkulu. Gubernur menyampaikan bahwa kebijakan Pertamina untuk tidak menyalurkan LPG pada hari libur nasional telah menyebabkan kelangkaan pasokan, terutama LPG 3 Kg yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

 

Beberapa waktu lalu, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan Gas LPG di pangkalan karena hampir semua pangkalan dan agen kehabisan stok gas subsidi.

 

Gubernur Rohidin mengatakan bahwa pihaknya akan mengirim surat kepada Pertamina dan menyalinnya kepada Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan untuk mencari solusi terkait kuota nasional yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Ia juga meminta Bupati/Walikota untuk melakukan pengawasan rutin guna memastikan pendistribusian LPG subsidi tepat sasaran. Menurutnya, Bupati/Walikota lebih memahami situasi di wilayahnya dan dapat memastikan agar LPG 3 Kg benar-benar diterima oleh rumah makan, usaha kecil menengah, dan kelompok masyarakat yang berhak.

“Maka saya minta dengan Dinas Perindag buat surat edaran, terus rutin, memastikan Bupati/Walikota melaksanakan pengawasan secara berkala,” jelas Gubernur Rohidin 

 

Sales Area Manager Pertamina Bengkulu, Mochammad Farid Akbar, menjelaskan bahwa dari pihak Pertamina sendiri tidak ada kelangkaan LPG 3Kg dan tidak ada kendala operasional. Namun, Pertamina tetap melakukan langkah-langkah antisipatif dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengawasi pendistribusian LPG di lapangan.

 

Pada bulan Juli, Pertamina telah menambah ekstra droping sebanyak 4 hingga 5 persen dari kebutuhan alokasi bulan tersebut untuk wilayah Provinsi Bengkulu. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar tidak terjadi gejolak di masyarakat.

 

Editor : Muldianto 

Reporter : Melinda Eka Pertiwi

Wilayah