Dinas Kesehatan Asahan Lakukan Penyelidikan Epidemiologi dan Fogging di Sei Kepayang Kanan, Tindak Lanjuti Kasus DBD
siberspace.id, Asahan – Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan bergerak cepat melakukan langkah pengendalian terhadap kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditemukan di Desa Sei Kepayang Kanan, Kecamatan Sei Kepayang. Berbagai upaya dilakukan sebagai bentuk respons cepat untuk mencegah penyebaran penyakit yang hingga kini masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat.
Kegiatan pengendalian dilaksanakan pada Rabu (24/6/2026) oleh Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan bersama Camat Sei Kepayang, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta lintas program terkait. Langkah tersebut meliputi Penyelidikan Epidemiologi (PE), Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), gotong royong membersihkan lingkungan, hingga pelaksanaan fogging di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi penyebaran nyamuk Aedes aegypti.
Penyelidikan epidemiologi dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya penularan di sekitar tempat tinggal pasien sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi menjadi sumber perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
Dari hasil pemeriksaan di lingkungan sekitar rumah pasien, petugas masih menemukan keberadaan jentik nyamuk pada sejumlah tempat penampungan air. Temuan tersebut menunjukkan bahwa risiko penularan masih ada sehingga diperlukan langkah pengendalian secara cepat dan terpadu.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan melaksanakan fogging atau pengasapan di Dusun 3 dan Dusun 4 Desa Sei Kepayang Kanan. Tindakan ini bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa yang berpotensi membawa virus dengue sehingga dapat memutus rantai penularan penyakit di lingkungan sekitar.
Selain fogging, petugas juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat-tempat yang dapat menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk. Upaya tersebut dinilai lebih efektif apabila dilakukan secara rutin dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan mengingatkan bahwa fogging bukanlah satu-satunya solusi dalam pencegahan DBD. Keberhasilan pengendalian penyakit sangat bergantung pada peran aktif masyarakat dalam memberantas sarang nyamuk melalui penerapan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan melakukan berbagai langkah pencegahan tambahan, seperti menggunakan obat antinyamuk, memasang kawat kasa pada ventilasi, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian yang dapat menjadi tempat istirahat nyamuk.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan berharap penyebaran DBD dapat ditekan sehingga masyarakat dapat terhindar dari risiko penyakit yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Kesadaran dan kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Asahan.(prasetio)
- 250080 views