Wakil Bupati Asahan Terima Audiensi FKDT, Perkuat Sinergi Pendidikan Keagamaan dan Pembentukan Karakter Generasi Muda
siberspace.id, Asahan – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., menerima audiensi Pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Asahan di Ruang Audiensi Pemerintah Kabupaten Asahan, Kamis (03/09/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan FKDT, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Pendidikan Diniyah Takmiliyah memiliki peran penting dalam memberikan penguatan pendidikan keagamaan kepada peserta didik. Keberadaannya menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki landasan nilai agama, akhlak dan moral dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam audiensi tersebut, dibahas berbagai hal yang berkaitan dengan penguatan kelembagaan FKDT, peningkatan kualitas pendidikan keagamaan serta upaya membangun kolaborasi yang konstruktif dalam mendukung pembinaan peserta didik di Kabupaten Asahan.
Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan apresiasi terhadap peran FKDT dan lembaga pendidikan Diniyah Takmiliyah dalam membantu pemerintah membangun fondasi pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, pendidikan agama memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi penerus.
Pendidikan keagamaan tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai nilai-nilai agama, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, integritas, kepedulian serta penghormatan terhadap sesama.
Rianto menilai bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya diukur dari kemampuan intelektual. Generasi muda juga harus memiliki karakter yang kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan perkembangan zaman.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pendidikan umum dan pendidikan keagamaan perlu berjalan secara sinergis untuk membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak,” ujar Wakil Bupati Asahan.
Menurutnya, sinergi antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan dapat menciptakan proses pembinaan yang lebih utuh. Peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memiliki prestasi akademik, tetapi juga memiliki kemampuan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan keluarga, lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Dalam konteks tersebut, FKDT memiliki peran yang penting sebagai wadah komunikasi dan koordinasi lembaga Diniyah Takmiliyah. Penguatan kelembagaan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan keagamaan sehingga proses pembelajaran dapat terus berkembang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan masyarakat.
Wakil Bupati juga mendorong agar komunikasi antara pemerintah daerah dengan FKDT terus dijaga. Berbagai masukan dari pengelola dan tenaga pendidik di bidang pendidikan keagamaan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam melihat kebutuhan serta tantangan yang dihadapi di lapangan.
Kolaborasi yang baik juga diperlukan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. Pembentukan karakter anak dan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat.
Peran keluarga tetap menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Nilai-nilai yang diperoleh peserta didik di lingkungan pendidikan akan semakin kuat apabila mendapatkan dukungan dan keteladanan dari lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Karena itu, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi salah satu mitra strategis dalam memperkuat pembinaan generasi muda. Pendidikan agama dapat menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial serta berbagai tantangan kehidupan modern.
Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan dan lembaga pendidikan keagamaan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Wakil Bupati berharap FKDT Kabupaten Asahan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Diniyah Takmiliyah sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan keagamaan dalam kehidupan masyarakat.
Selain meningkatkan aspek kelembagaan, upaya peningkatan kualitas pendidikan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan dukungan dan kerja sama berbagai pihak, lembaga pendidikan keagamaan diharapkan mampu memberikan pembinaan yang semakin baik kepada peserta didik.
Audiensi tersebut juga menjadi wujud keterbukaan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam menerima masukan dan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Pemerintah daerah memandang bahwa keberhasilan pembangunan sumber daya manusia membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, termasuk organisasi dan lembaga pendidikan keagamaan.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan FKDT, diharapkan berbagai program dan kegiatan di bidang pendidikan keagamaan dapat terus dikembangkan. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pembentukan generasi muda yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter dan akhlak yang baik.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama yang lebih luas dan berkesinambungan. Pemerintah Kabupaten Asahan bersama FKDT diharapkan dapat terus membangun komitmen bersama dalam memberikan pendidikan yang berkualitas bagi generasi penerus.
Dengan pendidikan yang berjalan secara seimbang antara pengembangan intelektual dan penguatan nilai-nilai keagamaan, Kabupaten Asahan diharapkan mampu mencetak generasi yang berilmu, berintegritas, berakhlak, disiplin dan memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan pembangunan daerah di masa mendatang.(prasetio)
- 250081 views