Skip to main content

Penjadwalan Paripurna PAW Ketua DPRD Bengkulu Masih Menunggu Dinamika Banmus dan Golkar

Siberspoace.id – Agenda Paripurna Pengumuman Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Provinsi Bengkulu hingga kini belum memiliki kepastian jadwal. Wakil Ketua I DPRD Bengkulu, Teuku Zulkarnain SE, menyebut lanjutan proses PAW bergantung pada dinamika internal Fraksi Golkar, khususnya dalam pelaksanaan rapat Badan Musyawarah (Banmus) (10/12/2025).

 

 

 

Teuku menjelaskan bahwa setiap penyusunan agenda DPRD untuk dua bulan ke depan harus melalui persetujuan Banmus yang dinyatakan sah apabila mencapai kuorum 50 persen plus satu dari keanggotaan fraksi. Jika kehadiran anggota tidak memenuhi ketentuan, jadwal tidak dapat ditetapkan.

 

“Kalau jadwal sudah disusun tapi anggota Banmus tidak hadir sesuai Tatib, tetap tidak bisa dilaksanakan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa rapat Banmus wajib dipimpin pimpinan DPRD secara ex officio, serupa dengan mekanisme di Badan Anggaran (Banggar). Namun, sebelum dijadwalkan, Sekretaris DPRD (Sekwan) harus terlebih dahulu mengajukan permohonan kepada pimpinan.

 

“Setelah diajukan Sekwan, barulah pimpinan menjadwalkan Banmus. Jadi atau tidaknya kembali pada kehadiran anggota Banmus,” kata Teuku.

 

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa setelah surat masuk dibacakan, tahap berikutnya adalah paripurna pengumuman pemberhentian dan pengangkatan Ketua DPRD. Namun paripurna itu tidak dapat digelar tanpa jadwal resmi dari Banmus.

 

“Penentuan jadwal paripurna sepenuhnya bergantung pihak yang berkepentingan. Dalam hal ini, Fraksi Golkar memiliki peran dominan di Banmus,” jelasnya.

 

Hingga kini, pimpinan DPRD belum menerima pengajuan rapat Banmus terkait agenda PAW Ketua DPRD. Teuku menyebut kemungkinan pengajuan baru dilakukan di akhir masa sidang.

 

“Kita masih menunggu surat permintaan rapat Banmus. Bisa saja penyusunan jadwal dilakukan akhir bulan ini,” ujarnya.

 

Teuku menegaskan fraksi lain tidak memiliki kepentingan langsung atas percepatan ataupun penundaan agenda PAW. Menurutnya, keputusan berada di tangan Golkar. (Adv)

Wilayah