Pemkot Bengkulu Gelar Nikah Balai Gratis untuk 10 Pasang
Bengkulu, Siberspace.id -- Pemerintah Kota Bengkulu kembali menggelar program nikah balai atau nikah massal gratis pada pertengahan Agustus 2024. Program ini bertujuan untuk membantu warga Kota Bengkulu yang ingin menikah namun terkendala biaya.
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 hingga 10 Agustus 2024 di seluruh kantor kelurahan. Syarat yang harus dipenuhi adalah membawa Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
"Program ini khusus diperuntukkan bagi warga Kota Bengkulu yang belum memiliki ikatan pernikahan yang sah, baik secara agama maupun negara. Bagi para janda atau duda, wajib melampirkan akta cerai atau surat keterangan cerai," jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu, Dewi Dharma, Jumat (2/8/24).
Pemkot Bengkulu telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk kelancaran acara nikah massal ini. Di antaranya, 10 pasang pengantin akan dinikahkan oleh 10 penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA). Selain itu, para pengantin juga akan mendapatkan baju pengantin, mas kawin berupa seperangkat alat salat, dan akta nikah secara gratis.
"Dengan adanya akta nikah, para pengantin baru akan lebih mudah mengurus berbagai dokumen kependudukan seperti akta kelahiran anak, KTP, dan kartu keluarga," tambah Dewi.
Acara nikah massal rencananya akan dilaksanakan di Gedung Balai Kota Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu. Para calon pengantin yang telah mendaftar diharapkan mengikuti seluruh mekanisme yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
Program nikah massal ini merupakan hasil kerjasama antara Pemkot Bengkulu dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bengkulu. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikah secara sah dan memberikan pembinaan keluarga secara agama.
"Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Bengkulu, terutama bagi mereka yang terkendala biaya pernikahan," pungkas Dewi.
Reporter : Edoin
Editor : Melinda
- 250052 views