Skip to main content

Pedagang Danau Dendam Mau Tak Mau Harus Pindah!

Bengkulu,Siberspace.id - Dinas PUPR sudah mewacanakan seluruh pedagang di area kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) segera dipindahkan dalam waktu dekat. Para pedagang kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah akan didata. 

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Tejo Suroso, ST, M.Si menyampaikan, pendataan untuk memastikan sebaran pedagang yang selama ini menjalankan aktivitas rutinnya. 

“Masih dibahas tentang langkah selanjutnya, saat ini hanya dilakukan pendataan berapa yang berjualan di sana,” sebutnya.

Sejauh ini, kegiatan pedagang di sekitar Danau Dendam Tak Sudah belum memberikan potensi gangguan. Namun, pada pembangunan tahap kedua nanti, dipastikan keberadaan pedagang di kawasan Danau Dendam Tak Sudah dapat menganggu proses pembangunan. 

“Pedagang akan terdampak di fase pengembahan ke dua Kawasan Danau Dendam Tak Sudah, seperti pembangunan jogging track. Nah diproses ini mereka akan terdampak, mau tidak mau harus pindah,” kata Tejo.

Agar proses pemindahan pedagang kawasan Danau Dendam Tak Sudah  berjalan lancar, Pemprov sudah melakukan rapat kordinasi yang membahas tentang penanganan pedagang.

“Sudah dilakukan rapat, dari PUPR dan Disperindag, nah untuk pendataan akan dilakukan oleh Disperindag, dan rencananya akan dipindahkan,” ujarnya.

Dari hasil rapat pula disepakati, pemindahan pedagang kawasan Danau Dendam Tak Sudah untuk memperlancar proses pembangunan. 

“Hal tersebut merupakan resiko pembangunan, agar Provinsi Bengkulu lebih maju, kami pun tidak mau bila mana saat pengerjaan, terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, karena berada di area proyek,” tutupnya.

Terkait nasib pedagang Danau Dendam Tak Sudah pascapemindahan nanti, pihaknya belum memberikan penjelasan.Diketahui, pembangunan Jalan dan Jembatan Elevated Danau Dendam Tak Sudah,  ditargetkan selesai pada 23 Desember 2023.

Editor : Muldianto

Reporter : Melinda Eka Pertiwi 

Wilayah