Mitra Bulog Merugikan Masyarakat Diberikan Sanksi
Siberspace.id, Bengkulu -- Musim kemarau yang berkepanjangan sangat mempengaruhi harga beras di pasaran yang mengalami kenaikan.
Kenaikan harga beras premium hingga beras Bulog, membuat masyarakat semakin resah.
Pada awal tahun 2023 lalu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa beras Bulog akan dijual di toko dan akan diperdagangkan. Langkah ini untuk menanggapi arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka stabilisasi harga beras di pasaran.
Penjualan beras bulog ke toko dan pedagang ini dijelaskan dalam Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional No. 01/KS.02.02/K/1/2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan SPHP.
Dalam keputusan ini, Bulog bisa melaksanakan SPHP melalui operasi pasar secara langsung di tingkat eceran atau melalui distributor dan mitra yang ada di pasar tradisional maupun retail modern.
Harga beras Bulog saat ini dijual Rp57.500 per 5 Kg atau Rp11.500 per Kg atau Rp18.400 per cupak. Namun fakta di lapangan, saat ini harga beras Bulog termurah yakni Rp20.000 per cupak.
Kemudian, Manager SCPP Perum Bulog Kanwil Bengkulu, Nurmulyati Syahroni menjelaskan, mitra Bulog yang menjual beras Bulog di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) akan diberikan sanksi atau penalti. Menghentikan penyaluran beras Bulog dalam waktu yang tidak dapat ditentukan, hingga diblacklist dari mitra Bulog.
Dengan memberikan sanksi ini diharapkan bisa memberi efek jera kepada para pedagang nakal.
Reporter : Edoin
Editor : Muldianto
- 250023 views