Minim Gabah, Penggilingan Padi Merugi
Bengkulu, Siberspace.id -- Musim kemarau yang melanda Kota Bengkulu juga berdampak kepada pengusaha penggilingan padi. Jumat (13/10/2023)
Hal ini dikarenakan minimnya gabah yang masuk untuk diolah menjadi beras.
Diakui salah seorang pelaku usaha penggilingan padi di jalan Jaya Wijaya Kota Bengkulu, Efendi menjelaskan, akibat musim kemarau panjang yang melanda sejak tiga bulan terakhir pihaknya kini merugi. Karena saat ini mereka hanya menerima ratusan kilo gabah saja untuk diolah, padahal dalam keadaan normal satu hari usaha penggilingan bisa mengolah satu ton lebih gabah.
"Kami mengandalkan gabah dari petani Kota Bengkulu sebagai pemasok utama, namun semenjak kemarau pasokan gabah menurun drastis," Ujarnya
Merosot nya omzet ini telah dirasakan pelaku usaha penggiling padi sejak bulan september lalu, menurutnya rata - rata pengusaha penggilingan padi kehilangan penghasilan hingga 50 persen lebih.
"Banyak petani yang mengaku gagal panen dan tidak mampu membawa gabah yang banyak seperti biasanya," tutupnya.
Terakhir beliau berharap agar keadaan kembali seperti biasa dan normal agar perekonomian dapat berjalan stabil.
Reporter : Edoin
Editor : Muldianto
- 250051 views