Skip to main content

Jembatan Teluk Sepang Terabaikan, Masyarakat Butuh Aksi Nyata

Bengkulu, Siberspace.id -- Jembatan yang menghubungkan wilayah Teluk Sepang, Bengkulu, hingga kini masih menjadi saksi bisu janji-janji yang belum terealisasi. Masyarakat setempat telah menunggu bertahun-tahun untuk perbaikan infrastruktur vital ini, yang dijanjikan oleh sejumlah calon walikota terpilih dalam berbagai kampanye politik. Minggu (29/12/2024)

 

Jembatan Teluk Sepang, yang rusak sejak lima tahun lalu, merupakan jalur utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Kondisi ini memaksa warga untuk menggunakan jalur alternatif yang lebih memakan waktu dan berisiko tinggi, karena sering dilalui kendaraan berat seperti truk dan fuso.

 

Berbagai pihak kini mempertanyakan komitmen pemerintah daerah. Selama masa kampanye, perbaikan jembatan ini selalu menjadi salah satu agenda utama para calon walikota. Namun, hingga beberapa periode pemerintahan berlalu, proyek ini tampaknya hanya berhenti pada retorika politik semata.

 

"Kami lelah mendengar janji tanpa aksi. Apakah kali ini pemerintah benar-benar akan melanjutkan program ini, atau kami harus menunggu lebih lama lagi?" ujar Yono, salah satu warga Teluk Sepang.

 

Dampak ketidakpastian ini sangat dirasakan oleh warga setempat. Para petani dan nelayan yang bergantung pada transportasi darat mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil panen dan tangkapan mereka ke pasar. Anak-anak sekolah harus menempuh perjalanan jauh dan berbahaya, sementara akses ke layanan kesehatan semakin sulit dijangkau.

 

Masyarakat setempat kini menyerukan agar pemerintah memberikan kepastian terkait kelanjutan proyek ini. Mereka berharap agar walikota terpilih segera mengumumkan langkah konkret, termasuk jadwal pengerjaan dan sumber pendanaan yang jelas.

 

"Kami hanya ingin pemerintah menepati janji mereka. Ini bukan hanya untuk kami, tetapi juga untuk generasi yang akan datang," tambah Yono.

 

Dukungan terhadap perbaikan jembatan ini lebih dari sekadar soal infrastruktur; ini adalah tentang membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

 

Reporter : Edoin

Editor : Melinda

Wilayah