Wakil Bupati Asahan Buka Sosialisasi Parlinsos Digital dan Pengaktifan IKD, Dorong Pelayanan Publik Berbasis Digital
siberspace.id, Asahan – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., membuka kegiatan Sosialisasi Parlinsos Digital dan Pengaktifan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang berlangsung di Aula Melati, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Dalam perkembangan pelayanan publik saat ini, pemanfaatan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan yang lebih efektif, efisien, cepat, serta mudah diakses. Karena itu, penguatan pemahaman aparatur dan masyarakat terhadap berbagai layanan berbasis digital menjadi salah satu kebutuhan yang harus terus didorong.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menekankan bahwa transformasi digital bukan semata-mata berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara tepat dan bertanggung jawab.
Menurutnya, aparatur pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar proses pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. Di sisi lain, masyarakat juga perlu mendapatkan pemahaman yang memadai sehingga dapat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan digital secara optimal.
"Transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan pemahaman dan kemampuan kita dalam menggunakan teknologi. Jangan sampai teknologi sudah tersedia, tetapi masyarakat maupun aparatur belum siap memanfaatkannya secara optimal," ujar Wakil Bupati.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pengaktifan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pemanfaatan IKD diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi kependudukan melalui perangkat digital.
IKD juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem administrasi kependudukan yang lebih terintegrasi. Dengan pemanfaatan teknologi secara tepat, data kependudukan diharapkan dapat dikelola secara lebih akurat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Wakil Bupati menjelaskan bahwa keberhasilan transformasi digital membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Pemerintah daerah, aparatur pelayanan, serta masyarakat harus memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mendukung penerapan sistem pelayanan berbasis digital.
"Pengaktifan IKD diharapkan tidak hanya menjadi program administrasi, tetapi benar-benar memberikan kemudahan kepada masyarakat. Pelayanan harus semakin cepat, mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," katanya.
Rianto juga mengingatkan pentingnya aspek keamanan dan perlindungan data dalam penerapan layanan digital. Pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara bijak dengan tetap memperhatikan ketentuan dan prosedur yang berlaku agar data kependudukan masyarakat dapat terlindungi.
Menurutnya, data kependudukan merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Data yang akurat dan terintegrasi dibutuhkan dalam berbagai proses perencanaan, pelayanan, serta pelaksanaan program pembangunan.
Karena itu, masyarakat juga diharapkan turut berperan aktif dengan memastikan data kependudukannya tetap akurat dan mengikuti perkembangan layanan administrasi kependudukan yang disediakan pemerintah.
Sosialisasi Parlinsos Digital dan Pengaktifan IKD diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sekaligus pemahaman masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan di era digital. Dengan semakin luasnya pemanfaatan layanan digital, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelayanan tanpa harus menghadapi proses administrasi yang panjang.
Pemerintah Kabupaten Asahan terus berupaya membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Digitalisasi pelayanan menjadi salah satu bagian dari langkah tersebut, terutama dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih transparan, efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Wakil Bupati juga mendorong seluruh jajaran terkait untuk terus melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Hal ini penting agar penerapan layanan digital tidak hanya menjangkau masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan teknologi, tetapi juga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap implementasi transformasi digital dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan. Penguatan literasi digital, peningkatan kapasitas aparatur, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern.
Dengan semakin kuatnya ekosistem pelayanan berbasis digital, Pemerintah Kabupaten Asahan optimistis kualitas pelayanan administrasi kependudukan dapat terus ditingkatkan. Kehadiran teknologi diharapkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang lebih mudah, cepat, aman, dan terintegrasi.
Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi digital sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.(prasetio)
- 1 view