Skip to main content

Kapal Terseret Banjir, Nelayan Desa Karang Tak Bisa Melaut

Bengkulu Utara, Siberspace.id -- Usai bencana banjir pada hari Jumat (18/8) pagi, 4 orang nelayan di Desa Karang Pulau Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara sementara harus berhenti melaut. Selasa (22/8/23)

 

Tiga buah kapal mengalami kerusakan, dan sebuah perahu fiber 1 unit mesin kapal dengan merek Yamaha 25 PK, dan 16 pcs jaring penangkap ikan milik Arjunes terbawa arus banjir. Meskipun sempat dilakukan pencarian ke tengah laut oleh para nelayan, hingga saat ini belum juga ditemukan.

 

Empat hari berselang, Angga yang merupakan salah satu teman nelayan Arjunes mengatakan hingga hari ini Selasa (22/8/2023) kapal milik Arjunes tak kunjung ditemukan. Ia juga menceritakan, setelah peristiwa banjir tersebut Arjunes dibantu dengan teman nelayan lain telah mencoba mencari hingga ke tengah laut, namun juga tak menemukan hasil.

 

Meskipun dari pihak perikanan Kabupaten Bengkulu Utara  telah mengecek dan memastikan informasi yang ada namun hingga saat ini belum ada tindak lagi.

 

“Hingga saat ini kami belum ada tindak lanjut yang kami terima dari pemerintah terkait musibah ini. Kami tetap berharap bahwa pemerintah agar segera memberikan solusi terhadap peristiwa yang menimpa kami ini,” Tutur  Angga

 


Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara mengatakan bahwa pihaknya pada sore hari jumat (18/8) telah melakukan cek kondisi lapangan dan memastikan situasi dan kondisi guna laporan untuk menentukan bentuk tindak lanjut dari Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara.

 

“Kita telah melaporkan kejadian tersebut, berikut dengan kerugian dan kerusakan yang dialami oleh para nelayan kepada pihak Bupati Bengkulu Utara. Intinya kita masih menunggu petunjuk dari bupati,” jelas Kepala Dinas Perikanan 

 

Editor : Muldianto

Reporter : Melinda Eka Pertiwi

Wilayah