Skip to main content

Ikhwan Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Bengkulu, Siberspace.id -- Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Muhammad Ikhwan, serta jajaran Pemprov Bengkulu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian secara virtual dari ruang Vip Pola Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (08/01/23).

 

Hadir pula secara virtual, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, Deputi III Bidang Perekonomian, Kantor Staf Presiden, Edy Priono, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Dirjen Holtikultura, Kementerian Pertanian, Andi Muhammad Idil Fitri, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Kementerian Perdagangan, Bambang Wisnubroto, Kepala Divisi Manajemen Mutu Perum Bulog.


Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Muhammad Ikhwan, SH., MH., mengatakan, ini rapat koordinasi  rutin terkait dengan pengendalian inflasi daerah yang langsung di pimpin Menteri Dalam Negeri. Acara ini memang setiap minggu dilakukan. Ini adalah dalam rangka untuk mengendalikan inflasi di seluruh Indonesia terutama di Provinsi Bengkulu.

 

"Setiap minggu kan disampaikan perkembangan harga-harga yang mempengaruhi inflasi disampaikan tingkat inflasi secara nasional kemudian di tingkat Provinsi masing-masing kemudian langkah-langkah apa yang dilakukan oleh Pemerintah melalui tim pengendali inflasi daerah," ucap Ikhwan.


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian secara virtual dalam arahannya mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di posisi terbaik. Dari 186 negara kita di urutan 52 negara dengan inflasi terendah.

 

Untuk itu, inflasi di bulan Desember sebesar 2,61%, turun dibandingkan dengan bulan November 2023, yakni 2,86%.

 

"Harapannya kita tidak ada kegiatan besar di bulan Januari, sehingga sektor transportasi dan rekreasi akan menurun, dan kita kembali fokus ke makanan, minuman, dan tembakau. Mengingatkan agar semua daerah jangan terlena dengan inflasi yang relatif terkendali," jelas Tito.

 

Reporter : Muldianto

Editor : Monica

Wilayah