Skip to main content

Gerakan Pasar Murah, Warga Protes Tak Dapat Bagian

Bengkulu Selatan, Siberspace.id -- Pemerintah Kabupaten Kaur selesai gelar kegiatan gerakan pangan murah di Gedung Sentra Kuliner Bintuhan. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kaur telah menyiapkan 6 ton beras. Kamis  (14/9/23)

 

Beras dengan harga murah ini dalam kemasan karung 5 kg yang dihargai  Rp 55 ribu. Antusias warga luar biasa. Terbukti hanya dengan waktu beberapa jam sebanyak 6 ton beras yang dijual tersebut sudah ludes dibeli.

 

Dalam penjualan beras tersebut, banyak warga yang mengeluh karena tidak mendapatkan jatah. Padahal mereka sudah menunggu, dari pagi hingga siang hari namun tidak kunjung mendapatkan beras.

 

Diungkapkan Yuniarti, warga Desa Air Dingin, Kecamatan Kaur Selatan. Ia mengaku sudah dari pagi hari mengantre untuk membeli beras murah tersebut. Namun hingga siang hari ia tak juga mendapatkan jatah.

 

“Dari siang hari ngantre, tapi yang kenal-kenal mereka dahulukan,” kata Yuniarti.

 

Ia hanya diperbolehkan membeli satu karung beras. Padahal dari pantauannya, saat antre banyak sekali warga yang membeli lebih dari satu karung. Bahkan ada warga yang bisa membeli sampai empat karung.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kaur, Siswan, SP mengatakan, dalam pasar murah tersebut pihaknya menyiapkan sebanyak 6 ton beras dengan kualitas medium yang diperuntukkan bagi masyarakat Kaur yang membutuhkan. Untuk pembeliannya, warga yang datang wajib membawa KTP sebagai syarat pembelian.

 

Tidak hanya beras yang mereka jual. Dalam pasar murah tersebut, Dinas Ketahanan Pangan juga menjual telur dengan harga yang murah dari harga di pasaran.

 

“Untuk ke depan akan kita usahakan pasar murah ini berlanjut. Sebab saat ini, bukan hanya di Kabupaten Kaur, di kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu harga beras melonjak tinggi,” pungkasnya

Reporter : Edoin

Editor : Muldianto

Wilayah