DPRD Bengkulu Sampaikan Aspirasi Massa Aksi ke DPR RI
Siberspace.id -- Janji DPRD Provinsi Bengkulu kepada massa aksi pada 2 September lalu akhirnya diwujudkan. Pimpinan dan ketua fraksi DPRD Bengkulu resmi menyerahkan aspirasi masyarakat Bengkulu ke Gedung DPR RI.

Aspirasi tersebut merupakan hasil unjuk rasa ribuan mahasiswa, pengemudi ojek online (ojol), dan elemen masyarakat sipil di depan Gedung DPRD Bengkulu. Mereka menegaskan bahwa suara rakyat Bengkulu tidak boleh berhenti di daerah, tetapi harus diteruskan hingga pemerintah pusat.
Dalam pertemuan resmi bersama Sekretaris Jenderal DPR RI, sejumlah deputi, serta anggota DPR RI asal Bengkulu, Erna Sari Dewi, Ketua Fraksi Hanura DPRD Bengkulu, Usin Sembiring, membacakan seluruh poin aspirasi baik secara lisan maupun tertulis.
“Kami sampaikan satu per satu tuntutan mahasiswa dan pengemudi ojol. Ini komitmen kami sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan suara konstituen,” tegas Usin.
Dokumen rangkuman aspirasi itu diterima oleh pihak DPR RI dan sesuai prosedur akan diteruskan kepada Pimpinan DPR, MPR, Presiden Prabowo Subianto, komisi teknis, Badan Anggaran, hingga kementerian terkait.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bengkulu, Suharto, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk konsistensi dewan dalam mengawal aspirasi masyarakat. “Kami tidak ingin aksi masyarakat hanya menjadi catatan sejarah. Aspirasi ini harus menghasilkan kebijakan nyata yang berpihak pada rakyat Bengkulu,” ujarnya.
Tuntutan yang dibawa mencakup berbagai isu, mulai dari lonjakan biaya hidup, problem transportasi daring, hingga akses pendidikan yang dinilai masih belum merata.
Langkah DPRD Bengkulu ke Senayan menjadi jawaban atas desakan massa aksi agar dewan tidak sekadar menjadi pendengar, melainkan menjembatani rakyat dengan pemerintah pusat.
Meski keputusan final masih menunggu tindak lanjut pemerintah pusat, penyerahan dokumen aspirasi ini dinilai sebagai titik awal penting. “Kami sudah menunaikan tugas. Sekarang bola ada di tangan pusat,” tutup Usin. (Adv)
- 250014 views