Diduga Sering Ribut Dengan Suami, Seorang IRT Di Betungan Gantung Diri
Bengkulu,Siberspace.id - Seorang ibu rumah tangga (IRT) Ma (47) yang tinggal di sebuah bedengan ditemukan terbujur tak sadarkan diri di kamar mandi. Minggu 9 Juli 2023.
Kondisi IRT sempat kritis, setelah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri.
Kapolresta Bengkulu Kombespol Aris Sulistyono melalui Kapolsek Selebar Kompol Hasanul Bakri membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diupdate, kondisi IRT Ma masih kritis.
“Informasi dari rumah sakit, denyut nadi dan jantung masih ada, namun belum sadarkan diri, masih melewati masa kritis,” sampai Hasanul.
Apa yang dialami IRT Ma, pertama kali diketahui Mt (22) tetangganya yang melihat anak Ma menangis di teras rumah sembari mengatakan “ibu aku mati”. Saksi kemudian mengajak tetangganya yang lain untuk memastikan kondisi IRT Ma.
Beberapa tetangga kemudian masuk ke dalam kontrakan, hingga menemukan kondisi Ma di bagian dapur dengan posisi tergantung menggunakan sambungan kain jilbab. Melihat Ma sudah tergantung di atas WC kamar mandi, para saksi langsung memberitahu ketua RT.
Pihak RT datang dan melihat Ma masih bergerak, hingga menyuruh warga langsung memotong tali yang mengikat di lehernya. Dari sini, IRT Ma kemudian langsung dilarikan ke RSUD M. Yunus.
“Ada beberapa barang bukti yang ditemukan saat perseonel melakukan olah TKP. Diantaranya 1 buah dompet berisikan identitas Ma, 1 bilah pisau dengan panjang kurang lebih 40 cm dan 2 lembar jilbab berwarna merah dan unggu,” ungkap Hasanul.
Informasi yang terhimpun pihak kepolisian, Ma sudah tinggal di bedengan/kontrakan tersebut hampi 1 bulan terakhir bersama dengan 2 orang anaknya yang masih berumur 7 tahun dan 5 tahun
“Diduga sementara gantung diri korban diakibatkan depresi karena sering ribut dengan suami sirinya. Keributan dipicu karena sang suami sering ketahuan pacaran. Selain itu, suami Ma juga berumur selisih 20 tahun lebih muda dengannya, sehingga korban sering cemburu,” demikian Hasanul
Editor : Muldianto
Reporter : Melinda Eka Pertiwi
- 250109 views